Di musim panas terutama pada siang hari, kaca film helm yang gelap tentu lebih menguntungkan. Tapi jika musim hujan, gantilah kaca film dengan kaca helm yang bening. Sebaiknya gunakan helm model full face yang menutupi seluruh kepala.
Saat hujan turun, fungsi pengereman bisa menjadi sangat pakem sesaat yang kemudian menjadi kurang pakem. Selain disebabkan jalanan yang menjadi licin karena air, bisa juga karena kampas rem yang kotor akibat terkena air hujan + debu. Jika menggunakan rem depan secara mendadak, kemungkinan tergelincir lebih besar. Jika rem belakang, kemungkinannya selip (ngepot).
Lihat kembangan ban apa sudah mulai tipis? Jika kembangan masih bagus, tak masalah. Namun jika kembangan sudah kurang bagus, ini akan menjadi licin saat melakukan pengereman. Sebaiknya ganti dengan ban baru dan berkualitas.
Waspadai setiap jalan yang berlubang. Sebaiknya pelan-pelan saja saat melewati jalan yang tak dikenal, jalan dengan kondisi jalan tanah biasa/berbatu. Jika kamu sudah hapal tentang kondisi jalan, mungkin akan lebih baik, tapi tetap harus lebih waspada terhadap genangan air.
Jangan pernah memakai jas hujan model lama alias model batman. Gunakan jas hujan model pakaian yang lebih aman dan nyaman. Lebih baik sedikit repot daripada nyawa jadi taruhan kan?
Jarak pandang saat hujan menjadi lebih pendek, apalagi saat hujan angin deras dan di malam hari. Karena itu beri jarak kapan akan melakukan pengereman, berbelok, dan jarak antar kendaraan. Sebaiknya jangan menyalip saat hujan turun.
Cuaca yang dingin biasanya bikin ngantuk, apalagi jika perut kenyang. Berhentilah sejenak dan fokuskan kembali dirimu sebelum kembali mengemudi.
Saat hujan turun tiba-tiba, selamatkan handphone, dompet, laptop, tablet pc dan barang berharga lainnya dari kemungkinan terkena air. Sedia kantong plastik, dan masukkan barang-barang di dalamnya. Ini untuk mencegah jas hujan bocor dan merusak barang kesayangan kita.












